Valentino Rossi menegasan dirinya tak akan berpikir ulang soal keputusannya meninggalkan Ducati meskipun akhir pekan kemarin dia bisa finis kedua dengan motor itu di depan publik tuan rumah di Grand Prix San Marino.
“Sayangnya di MotoGP kami bicara soal musim tahun depan terlalu dini. Jadi kami harus membuat keputusan terlalu dini juga di musim ini, menurut sudut pandangku,” kata Rossi seperti dikutip Crash.net.
Rossi akan kembali ke tim Yamaha musim depan sebagai pasangan Jorge Lorenzo yang sekarang memimpin klasemen.
“Namun tidak ada (pemikiran ulang). Pilihan sudah ditetapkan untuk tahun depan dan sekarang ini sangat penting bagiku untuk berjuang dan memperbaiki motornya, dan meraih hasil bagus dari sekarang sampai akhir, karena itu akan menunjukkan kalau kerja kami bagus,” cetus the Doctor.
“Juga kalau para pembalap lain bisa menggunakan Ducati untuk bersaing denganku (tahun depan), itu hal yang positif.”
Rossi, yang cukup terbantu dengan digunakannya rangka dan lengan ayun motor yang baru di Misano, merendah soal kans dia memenangi lima seri tersisa, namun menegaskan kalau motivasinya akan lebih tinggi lagi.
“Kalau aku bisa menang, itu akan hebat untukku dan juga untuk Ducati,” katanya. “Aku tak tahu karena Lorenzo, (Dani) Pedrosa dan (Casey) Stoner sangat cepat tahun ini.”
Di Misano, Rossi untuk pertama kalinya meraih hasil podium di trek kering bersama Ducati namun dia masih belum mampu mengganggu Lorenzo yang akhirnya juara dengan jarak 4,4 detik.
“Setiap balapan memiliki cerita yang berbeda, namun bisa datang ke sirkuit dengan motivasi hebat dan tahu ada peluang untuk bertarung meraih hasil bagus, semua hal menjadi sangat berubah,” kata Rossi, yang tak pernah sekalipun menjuarai seri sejak bergabung dengan Ducati akhir 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar